Ayah bunda, istilah multiple intelligence muncul dari seorang pendidik Amerika, Howard Gardner. Ia mengembangkan suatu kriteria untuk mengukur kecerdasan bukan hanya berdasarkan sebuah standar skor saja.

Menurut konsep yang dikembangkan Howard Gardner, kecerdasan tidak hanya meliputi kecerdasan logika dan berbahasa saja. Ini biasanya diukur hanya berdasarkan tes IQ. Dalam kecerdasan multiple , tidak ada anak yang dipandang bodoh atau rendah kecerdasannya. Yang ada hanya, anak yang menonjol dalam satu atau beberapa jenis kecerdasan. Hingga kini, Howard Gardner masih terus mengembangkan alat ukurnya.

Kecerdasan multiple meliputi menurut Howard Gardner :
1. kecerdasan logika-matematika

2. kecerdasan linguistik (berbahasa)

3. kecerdasan visual-spasial

4. kecerdasan gerak tubuh (kinestetik)

5. kecerdasan musik

6. kecerdasan interpersonal

7. kecerdasan intrapersonal

8. kecerdasan naturalis

sebenernya ada 1 kecerdasan lagi yang juga penting yaitu kecerdasan spiritual.

Sekolah yang berlandaskan multiple intelligence biasanya akan sangat mengapresiasi semua aspek perkembangan anak. Program sekolah juga sifatnya menyeluruh, yaitu tidak berkonsentrasi hanya pada satu jenis kecerdasan saja.

Beberapa contoh tokoh berdasarkan kecerdasannya adalah

1.  Rudy Habibi – Cerdas logika matematika

2.  Rudy Salam – Cerdas linguistik (berbahasa)

3.  Rudy Khoirudin – Cerdas visual-spasial

4. Rudi Hadisuwarno -  Cerdas naturalis

5. Rudi Hartono – Cerdas gerak tubuh (kinestetik)

 

tulisan terkait

Leave a Reply

(required)

(required)


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

© 2012 cipta.web.id Suffusion theme by Sayontan Sinha